1.1. Organisasi Internasional

Ada berbagai cara untuk melakukan hubungan dan kerjasama internasional. Salah satunya adalah melalui pertukaran korps diplomatik ataupun dengan membuat perjanjian internasional. Selain itu kerjasama internasional juga dapat dilakukan melalui organisasi-organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau melalui organisasi-organisasi kewilayahan, misalnya di Asia Tenggara ada ASEAN (Association of South East Asian Nations), di Afrika ada OAU (Organisation of African Unity), di Amerika ada OAS (Organization of American States), sementara di Jazirah Arab ada Liga Arab (Arab League), atau organisasi kepentingan tertentu, misalnya di bidang perminyakan ada OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries), sedangkan di bidang pertahanan ada NATO (North Atlantic Treaty Organization).

Di antara badan-badan dunia yang ada, dua di antara yang paling bagi negara kita adalah PBB dan ASEAN.

1.1.1. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

PBB lahir secara resmi pada tanggal 24 Oktober 1945, yaitu hari pada saat Piagam PBB sudah diratifikasi oleh 51 negara anggota pertamanya. Upaya mendirikan PBB sudah dilakukan pada saat perang dunia kedua masih berlangsung yaitu melalui Atlantic Charter (Piagam Atlantik) oleh negara-negara sekutu, disusul oleh Charter of Peace (Piagam Perdamaian) di San Fransisco pada tanggal 26 Juni 1945. Pada saat ini 185 negara sudah menjadi anggota PBB sehingga meliputi seluruh dunia, kecuali beberapa negara kecil dan Swiss, Taiwan, dan Korea Utara.

Markas besar PBB ada di New York, Amerika Serikat, namun tanah dan bangunannya adalah wilayah internasional. PBB memiliki bendera, kantor pos dan perangko sendiri. Enam bahasa resmi yaitu: Arab, Cina, Inggris, Perancis, Rusia dan Spanyol digunakan dalam persidangan-persidangan PBB.

Tujuan PBB

PBB didirikan dengan tujuan-tujuan sebagai berikut:

-Menjaga perdamaian di seluruh dunia.

-Membangun hubungan persahabatan di antara bangsa-bangsa.

-Bekerjasama untuk membangun dunia yang lebih baik, memerangi kemiskinan dan kebodohan, menghentikan kerusakan lingkungan dan mendorong penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia.

-Sebagai pusat untuk membantu bangsa-bangsa mencapai tujuan tersebut.

Prinsip-Prinsip PBB:

Prinsip-prinsip yang melandasi kinerja PBB dan para anggotanya dalam mewujudkan tujuan-tujuan tersebut antara lain:

-Semua anggota memiliki kedudukan yang sama dan sederajat.

-Semua anggota harus mematuhi Piagam PBB.

-Negara-negara harus menyelesaikan perselisihan mereka dengan jalan damai.

-Penggunaan kekerasan atau ancaman penggunaan kekerasan harus dihindari.

-PBB tidak campur tangan dalam urusan dalam negeri negara manapun.

-Negara-negara anggota harus membantu PBB.

Badan-Badan atau Alat Perlengkapan PBB:

Badan-badan utama PBB meliputi:

-Majelis Umum (General Assembly)

-Dewan Keamanan (Security Council)

-Dewan Ekonomi dan Social (Economic and Social Council)

-Dewan Perwalian (Trusteeship Council)

-Mahkamah Pengadilan Internasional (International Court of Justice)

-Sekretariat (Secretariat)

Majelis Umum (MU) PBB

Merupakan satu-satunya badan PBB yang anggotanya meliputi semua anggota PBB. Setiap negara boleh mengirim sampai 5 orang utusan, namun hanya punya satu suara. Sidang-sidang MU umumnya dilaksanakan setahun sekali dari bulan September hingga pertengahan Desember. Resolusi yang dihasilkan MU PBB tidak mengikat karena berupa rekomendasi yang mencerminkan pandangan mayoritas negara di dunia.

Dewan Keamanan (DK) PBB

DK PBB adalah badan PBB yang fungsi pokoknya memelihara dan mempertahankan perdamaian dan keamanan dunia sesuai dengan asas-asas dan tujuan PBB. Anggota-anggota DK PBB adalah lima anggota tetap (Amerika Serikat, Rusia, RRC, Perancis dan Inggris) dan sepuluh anggota tidak tetap (dipilih MU PBB berdasarkan pembagian geografis untuk masa jabatan selama 2 tahun). Anggota-anggota tetap DK PBB memiliki hak veto atau hak menolak walaupun 14 anggota lainnya menyetujuinya.

Dewan Ekonomi dan Sosial

Badan PBB ini terdiri dari 54 negara anggota, di mana setiap tahunnya dipilih 18 anggota baru oleh MU PBB untuk masa jabatan selama 3 tahun. Badan ini bertanggungjawab atas kegiatan ekonomi dan sosial PBB, menyusun rekomendasi yang berkaitan dengan masalah-masalah pembangunan ekonomi, lingkungan, hak-hak asasi manusia, dan lain-lain. Dewan ini juga mengkoordinir kegiatan-kegiatan bdan-badan khusus PBB seperti WHO (World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia), ILO (International Labour Organization atau Organisasi Perburuhan Dunia), FAO (Food and Agriculture Organization atau Organisasi Pertanian dan Makanan Dunia) dan UNESCO (United Nation Educational, Scientific and Cultural Organization atau Organisasi Budaya, Keilmuan dan Pendidikan PBB), juga Dana Kanak-Kanak PBB atau UNICEF (United Nations Children’s Fund).

Dewan Perwalian

Dewan Perwalian adalah badan PBB yang bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan menuntun wilayah-wilayah perwalian sehingga mampu mandiri dan mendapatkan kemerdekaan. Negara-negara yang menyelenggarakan perwalian biasanya merupakan negara-negara bekas penjajah wilayah perwalian tersebut. Wilayah-wilayah perwalian umumnya adalah daerah-daerah yang tidak berpemerintahan sendiri, misalnya wilayah-wilayah mandat, yaitu jajahan-jajahan milik Jerman dan Turki setelah perang dunia (PD) I yang seusai perang ditempatkan di bawah pengawasan negara-negara pemenang. Misalnya Togo dan Kamerun (Afrika) dan Kepulauan Salomon (bekas jajahan Jerman),  Jordania dan Palestina (bekas jajahan Turki). Juga daerah-daerah lain yang secara sukarela menempatkan diri sebagai wilayah perwalian. Palau adalah wilayah perwalian terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Nopember 1994 sehingga Dewan Perwalian PBB secara resmi mengakhiri kegiatannya pada bulan Desember 1994.

Mahkamah Internasional

Mahkamah Internasional adalah badan PBB yang bertugas sebagai badan pengadilan internasional resmi dalam memeriksa dan memutus perkara-perkara yang diajukan kepadanya. Badan ini berkedudukan di Den Haag, Belanda, terdiri dari 15 hakim yang dipilih oleh MU PBB berdasarkan atas kemampuan mereka, bukan atas kewarganegaraan mereka.

Sekretariat

Pasal 97 Piagam PBB mengatur bahwa Sekretariat PBB harus terdiri dari seorang Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan pegawai-pegawai staf yang dibutuhkannya. Sekjen PBB diangkat oleh MU PBB atas usul dari DK PBB. Sekjen PBB saat ini adalah Ban Ki-Moon dari Korea Selatan.

Badan-Badan Khusus PBB (Specialized Agencies).

Badan-badan khusus PBB yang paling penting antara lain:

-Organisasi Buruh Internasional (ILO atau International Labour Organization)

Didirikan pada tanggal 11 April 1919, markas besarnya di Jenewa, Swiss. Tujuannya: memperbaiki tingkat hidup dan syarat-syarat perburuhan, stabilitas ekonomi dan keadilan sosial.

-Organisasi Bahan Makanan dan Pertanian PBB (Food and Agriculture Organization of UN) atau FAO.

Didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945, dengan markas besar di Viale delle Terme, Caracalla, Roma.

Dengan tujuan memperbaiki efisiensi produksi, distribusi segala hasil pertanian dan makanan, serta memperbaiki kehidupan masyarakat desa.

-Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization atau UNESCO)

Markas besarnya di Paris, Perancis, didirikan tanggal 4 Nopember 1946. Tujuannya untuk memajukan kerjasama antar bangsa melalui peningkatan pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan serta hak-hak asasi manusia.

-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO atau World Health Organization).

WHO didirikan pada tanggal 7 April 1948 dengan markas besar di Le Palais des Nations di Jenewa, Swiss. Bertujuan untuk mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat.

-Bank Pembangunan dan Perkembangan Internasional atau IBRD (International Bank of Reconstruction and Development)

Didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 dengan tujuan untuk membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB dengan mempermudah penanaman modal untuk tujuan produktif.

-Dana Moneter International (IMF atau International Monetery Fund)

IMF didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 dengan markas besar di 1818 H Street, Washington DC.

Tujuannya adalah untuk memajukan kerjasama moneter internasional dan memperluas perdagangan internasional serta membantu stabilitas nilai pertukaran uang.

1.1.2. Association of South East Asian Nations (ASEAN)

ASEAN dibentuk berdasarkan Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967 oleh lima tokoh pendiri yaitu Adam Malik (Indonesia), Tun Abdul Razak (Malaysia), Thanat Khoman (Muangthai), Rajaratnam (Singapura) dan Narsisco Ramos (Filipina).

Kini anggota ASEAN berjumlah 10 negara dengan masuknya Brunei Darussalam (7 Januari 1984), Vietnam (1995), Laos dan Myanmar (1997) dan Kamboja (sejak 30 April 1999).

Sejak 1994 ASEAN dan para mitra dialognya membentuk ARF (ASEAN Regional Forum) atau Forum Regional ASEAN dengan para mitra dialognya antara lain Australia, Kanada, India, Jepang, Selandia Baru, Korea Utara, Korea Selatan, Federasi Rusia, RRC, Amerika Serikat, Mongolia dan Uni Eropa, serta Papua Nugini sebagai peninjau.

Tujuan ASEAN

Sebagaimana yang tercantum dalam Deklarasi Bangkok, tujuan pembentukan ASEAN adalah untuk:

  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial serta pengembangan kebudayaan di kawasan ini melalui usaha bersama dalam semangat kebersamaan dan persahabatan untuk memperkokoh landasan masyarakat bangsa-bangsa Asia Tenggara yang sejahtera dan damai.
  • Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum di dalam hubungan antara negara-negara di kawasan ini serta mematuhi prinsip-prinsip Piagam PBB.
  • Meningkatkan kerjasama yang aktif serta saling membantu dalam masalah-masalah kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, kebudayaan, tekhnik, ilmu pengetahuan dan administrasi.
  • Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian dalam bidang pendidikan, profesional, tekhnik, dan administrasi.
  • Memelihara kerjasama yang erat dan berguna dengan organisasi-organisasi internasional dan regional yang ada, dan menjajaki segala kemungkinan untuk saling bekerjasama secara lebih erat di antara anggota-anggota ASEAN sendiri.

Struktur Organisasi ASEAN

Struktur ASEAN sudah banyak berubah. Setelah KTT ASEAN di Bali pada tahun 1976, susunan organisasi ASEAN diubah sebagai berikut:

  1. a. ASEAN Summit

Yaitu pertemuan kepala-kepala negara dan kepala-kepala pemerintahan se-ASEAN. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ini adalah lembaga pembuat keputusan tertinggi di dalam ASEAN.

  1. ASEAN Ministerial Meeting (AMM) yaitu Sidang Para Menteri Luar Negeri ASEAN.

Sidang ini berperan sebagai forum perumusan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan-kegiatan ASEAN.

  1. c. ASEAN Economic Ministers (AEM)

Yaitu sidang para menteri ekonomi.

Sidang dilaksanakan 2 kali setahun untuk merumuskan kebijakan-kebijakan ekonomi dan koordinasi kegiatan-kegiatan ekonomi serta untuk menilai hasil-hasil yang diperoleh komisi di bawahnya.

  1. d. ASEAN Finance Ministers Meeting (AFMM)

Yaitu sidang menteri-menteri keuangan ASEAN, sebagai forum untuk merumuskan kebijakan-kebijakan dan koordinasi kegiatan-kegiatan ASEAN dalam bidang keuangan serta untuk menilai hasil-hasil yang diperoleh komisi di bawahnya.

  1. e. ASEAN Standing Committee (ASC)

Yaitu Komisi Tetap ASEAN, dipimpin oleh menteri luar negeri dari negara yang mendapat giliran sebagai Ketua, yaitu tuan rumah sidang tahunan para menlu ASEAN.

Tugasnya adalah untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan ASEAN selama masa antara Sidang Tahunan Para Menlu ASEAN.

  1. f. ASEAN Secretariat (Sekretariat ASEAN)

Sekretariat ASEAN berperan untuk memprakarsai, memberi pertimbangan, mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan ASEAN.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: